Menteri Sosial Risma Curhat Anggaran Diblokir Rp40 M di Tengah Utang BLT

Senja News Sosial mengungkapkan bahwa anggaran kementeriannya telah diblokir sebesar Rp40,78 miliar pada tahun ini.

“Adanya blokir anggaran di 2024 sebesar Rp40,78 miliar,” kata dalam rapat kerja dengan Komisi VIII RI di Pusat, Selasa (19/3)

Selain itu, Risma juga menyoroti adanya dalam biaya penyaluran Program Harapan (PKH) melalui PT Pos Indonesia, yang mencapai Rp44 miliar.

Dia juga melaporkan kepada Komisi VIII tentang utang Kemensos terkait biaya penyaluran dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) El Nino sebesar Rp76,88 miliar.

Risma menjelaskan bahwa pagu anggaran BLT El Nino yang telah dialokasikan pada

November 2023 dan Desember 2023 mencapai Rp7,52 triliun, termasuk biaya penyaluran. Dia menyampaikan kepada DPR RI bahwa

telah berhasil menyalurkan bantuan kepada 18,4 juta keluarga penerima manfaat (KPM) dari target 18,8 juta KPM.

Tingkat keberhasilan penyaluran BLT El Nino tersebut mencapai 98,01 persen,

dengan besaran bantuan sebesar Rp200 ribu per bulan per KPM, total mencapai Rp7,37 triliun.

Keluhan terkait pemblokiran anggaran bukanlah hal baru bagi Menteri Sosial Risma.

Keluhan serupa juga disampaikan oleh Menteri Andi Amran Sulaiman dan Kepala Otorita Ibu Kota Negara (OIKN) Bambang Susantono.

Pemblokiran anggaran dilakukan melalui mekanisme penyesuaian otomatis yang dilakukan oleh Menteri Sri Mulyani.

Kebijakan ini melibatkan pemotongan 5 persen anggaran sejumlah kementerian/lembaga (K/L) dengan total Rp50,14 triliun.

Pemblokiran anggaran tersebut diumumkan melalui surat dengan nomor

S-1082/MK.02/2023 tertanggal 29 Desember 2023 tentang Penyesuaian Otomatis Belanja Kementerian/Lembaga TA 2024.

Surat tersebut dikirimkan oleh Sri Mulyani kepada para menteri Indonesia Maju,

Jaksa Agung, , kepala lembaga pemerintahan non-kementerian, dan para pimpinan Kesekretariatan Lembaga Negara.

Dalam surat tersebut, Menkeu Sri Mulyani menyatakan bahwa pemblokiran anggaran merupakan instruksi

dari Presiden Joko Widodo saat penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) TA 2024.

Langkah pemblokiran anggaran juga diklaim sebagai respons terhadap kondisi geopolitik yang dipertimbangkan.

Baca juga

Related posts

Saksi Ungkap Pemotor Tewas di Jakbar: Kepala Tertusuk Besi Separator

Sudah Lansia, Jaksa Ringankan Tuntutan SYL

Respons Bijak Suami Kiki Amalia Soal Tambah Momongan