33.1 C
Jakarta
15 April 2024
Senja News
NasionalPolitik

Hak Angket Terkait Kecurangan Pemilu Dipercayai Akan Tetap Dilanjutkan di DPR

Senja News – Pengamat , Eep Saefulloh Fatah, menegaskan bahwa rencana penggunaan untuk menyelidiki dugaan kecurangan dalam 2024 yang batal bergulir di DPR tidak perlu menjadi kekhawatiran bagi semua pihak. Menurutnya, lima fraksi di DPR akan tetap menjalankan hak tersebut, sebagaimana telah diungkapkan sebelumnya.

 

“Hak angket tidak perlu dikhawatirkan, meskipun ada rumor tentang perpecahan lima partai dan sebagainya. Kita harus berasumsi bahwa setiap pihak sedang berjuang dan berusaha membuat lawannya kesulitan,” ujar Eep dalam acara Demos Festival Omon-omon Soal Oposisi yang disiarkan di YouTube, dikutip pada Minggu (10/3/2024).

 

Eep menjelaskan bahwa lima fraksi partai politik dari berbagai kubu pasangan calon dan wakil presiden secara aktif menyuarakan langkah-langkah yang mereka ambil. PDI-P dan , misalnya, merupakan partai politik yang mendukung pasangan calon nomor urut 3, - MD, sementara , PKB, dan PKS mengusung pasangan calon nomor urut 1, - Iskandar (AMIN).

 

“Jangan terganggu oleh rumor, saya yakin kelima partai ini akan bersatu pada akhirnya,” tegas Eep.

 

Lebih lanjut, Eep meyakini bahwa tujuan dari hak angket tersebut tetaplah untuk memakzulkan Presiden (). Menurutnya, Presiden Jokowi telah melakukan pelanggaran sejak tahap awal Pemilu 2024 dengan mengubah konstitusi tentang batas usia calon presiden-calon wakil presiden untuk mendukung pencalonan anaknya, Rakabuming Raka, dalam .

 

“Oleh karena itu, hak angket ini pada dasarnya adalah hak DPR untuk menyatakan pendapat. Jika tujuannya adalah pemakzulan, maka pernyataannya akan berbunyi bahwa Presiden Joko Widodo telah terbukti melakukan pelanggaran terhadap Undang-undang Dasar 1945 pasal tertentu dan Undang-undang lainnya,” ungkap Eep.

 

Eep juga menjelaskan proses lanjutan dari hak menyatakan pendapat tersebut, termasuk mekanisme yang melibatkan (MK) dan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), serta jangka waktu yang ditetapkan untuk setiap tahap proses tersebut.

Pos Terkait

Polisi Terapkan One Way Arah Puncak Bogor Pagi Ini

Wahyuni Wahyuni

Marsda Purnawirawan Asep Adang Angkat Bicara Terkait Keterkaitan Namanya dengan Pengemudi Fortuner Berplat TNI

Wahyuni Wahyuni

Bentrok TNI AL dengan Brimob di Sorong, yang Menyebabkan 5 Anggota Terluka, Ternyata Akibat Salah Paham

Wahyuni Wahyuni

Arus Kembali di Tol Japek 2, Kendaraan Mandek Selama 5 KM

Wahyuni Wahyuni

Waspada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta: Jangan Datang ke Jakarta Hanya untuk Mengubah KTP dan Kembali Lagi

Wahyuni Wahyuni

Penampakan Macetnya Puncak di Libur Lebaran: Jalan Tol Berubah Menjadi Lapak Dagang

Wahyuni Wahyuni
Memuat....