26.3 C
Jakarta
18 April 2024
Senja News
Nasional

Muhammadiyah Mengusulkan Pembatalan Sidang Isbat, Legislator PKB Anggap Sebagai Guyonan

Senja News – Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul 'ti, mengusulkan pembatalan isbat untuk menentukan 1445 H atau Luqman Hakim, anggota Komisi VIII dari Fraksi , merasa heran dengan usulan tersebut dan menganggapnya sebagai humor belaka.

“Sidang isbat untuk menetapkan awal puasa, seperti 1 Ramadan, dan Idul Fitri, seperti 1 Syawal, telah berlangsung selama puluhan tahun dan selalu didukung serta disambut meriah oleh umat di . Sidang isbat bukan hanya urusan teknis menentukan tanggal puasa dan , tetapi juga merupakan praktik nyata dari negara Indonesia yang bersepakat menjadi Ketuhanan Yang Maha Esa sebagai sila pertama Pancasila,” ujar Luqman kepada wartawan pada Jumat (8/3/2024).

Luqman memandang Indonesia sebagai negara yang menempatkan religiositas sebagai bagian penting dari masyarakatnya. “Oleh karena itu, praktik negara dalam memfasilitasi berbagai kegiatan pada hari-hari besar keagamaan adalah hal yang sudah seharusnya dilakukan sebagai kewajiban konstitusi,” tambahnya.

Dengan demikian, Luqman menilai usulan yang diajukan oleh Muhammadiyah hanya sebagai guyonan semata.

“Menurut pandangan saya, usulan pembatalan sidang isbat hanyalah humor untuk lucu-lucuan, bukan sebagai gagasan serius, meskipun selama ini Muhammadiyah terkesan selalu serius dan tidak pernah bercanda,” ungkapnya.

Sebelumnya, Abdul Mu'ti mengusulkan pembatalan sidang isbat untuk menentukan Idul Fitri 1445 H. Menurutnya, posisi diperkirakan sudah bisa terlihat dan telah memenuhi kriteria yang ditetapkan oleh MABIMS (Menteri Brunei, Indonesia, , dan Singapura).

“Posisi hilal menurut hisab sudah sangat tinggi. Menurut kriteria MABIM maupun hisab hakiki, wujudulhilal sudah bisa dipastikan bahwa hilal akan terlihat,” jelas Mu'ti kepada wartawan pada Kamis (7/3).

Mu'ti juga menyampaikan bahwa pembatalan sidang isbat juga dapat menghemat anggaran. “Ini dapat membantu menghemat anggaran negara,” tambah Mu'ti.

Pos Terkait

Kepuncak Joko Anwar dalam Penulisan Cerita di “Siksa Kubur”

Wahyuni Wahyuni

Selebgram Jaksel Sudah 4 Kali Coba Bunuh Diri tapi Gagal, Ungkap Polisi

Wahyuni Wahyuni

Tentang Lily: Aku yang Mengadzaninya

Wahyuni Wahyuni

Upah Tak Dibayar, Motif Tukang Kebun Bunuh dan Mencor Pria di Bandung Barat

Wahyuni Wahyuni

Sanksi Penggunaan Pelat TNI Palsu dalam Kasus Sopir Toyota Fortuner yang Arogan di Tol

Wahyuni Wahyuni

Polisi Penemu Rp 100 Juta Milik Pemudik Diberi Beasiswa Sekolah Perwira

Wahyuni Wahyuni
Memuat....