26.2 C
Jakarta
18 April 2024
Senja News
InternasionalPolitik

Kejadian Tragis di Gaza: Militer Israel Diduga Terlibat dalam Pembunuhan Massal Warga Palestina yang Antre Bantuan

Senja News – Pada Kamis (29/2), terjadi kejadian tragis di Gaza di mana 112 sipil dan lebih dari 700 lainnya mengalami luka-luka akibat penembakan yang dilakukan oleh militer terhadap kerumunan orang yang sedang mengantre untuk menerima bantuan makanan. kejadian ini masih menjadi perdebatan, dengan penjelasan yang berbeda dari saksi mata dan juru bicara militer Israel.

Seorang saksi di Kota Gaza, yang memilih untuk tidak disebutkan namanya, menggambarkan kekacauan terjadi saat ribuan orang berkumpul menuju di bundaran Nabulsi. Menurutnya, Israel menembaki kerumunan karena menganggap orang-orang terlalu dekat dengan tank.

Ali Awad Ashqir, seorang warga Gaza lainnya, menyatakan bahwa ia pergi mencari makanan untuk keluarganya dan telah menunggu selama dua jam hingga bantuan mulai datang. Saat truk tiba, ia mengatakan menembaki kerumunan dengan peluru artileri dan senjata.

Namun, juru bicara militer Israel, Daniel Hagari, mengklaim bahwa militer melepaskan “beberapa tembakan peringatan” untuk membubarkan massa yang menyergap truk bantuan. Hagari menambahkan bahwa karena kerumunan semakin besar, truk bantuan mencoba mundur, menyebabkan puluhan warga Gaza tertabrak dan mengalami cedera fatal.

Meskipun militer Israel membantah melakukan penembakan atau serangan selama insiden tersebut, beberapa yang beredar di media sosial menunjukkan kerumunan warga berhamburan ketika terjadi penembakan. Menurut laporan York Times, video yang diedit oleh militer Israel tampaknya menghilangkan momen kunci sebelum orang-orang berusaha melarikan diri dari truk bantuan dan mencari perlindungan.

Kini, warga Palestina yang tewas dan terluka telah dilarikan ke beberapa rumah sakit di Gaza utara, termasuk Rumah Sakit Al-Shifa, Rumah Sakit Kamal Adwan, dan Rumah Sakit Al-Ahli Arab. Namun, kondisi rumah sakit di Gaza utara sangat terganggu karena agresi Israel sebelumnya, menyebabkan kerusakan parah dan keterbatasan pasokan bahan bakar dan kebutuhan medis.

Dalam konteks ini, jumlah korban tewas selama genosida Israel di Gaza telah mencapai lebih dari 30 ribu orang. Situasi yang semakin memburuk dengan minimnya bantuan makanan dan , menyebabkan ribuan Palestina mengalami gizi buruk akut. Keadaan ini menyoroti eskalasi krisis kemanusiaan yang membutuhkan respons yang cepat dan tegas.

Pos Terkait

Bandara Dubai Terendam Setelah Uni Emirat Arab Dilanda Banjir Langka

Wahyuni Wahyuni

Taylor Swift Tolak Tawaran Manggung Rp145 Miliar di Uni Emirat Arab

Wahyuni Wahyuni

KSAL Angkat Suara Terkait Bentrokan di Sorong, Mencuatkan Semangat Jiwa Kesatria Jalasena

Wahyuni Wahyuni

Serangan Iran ke Israel Menyulut Reaksi Negara Lain

Wahyuni Wahyuni

Komentar Pelatih Arema FC Setelah Dikalahkan oleh PSS dan Kembali ke Zona Degradasi

Wahyuni Wahyuni

Acosta Mengungkap Penyebab Kecelakaan Marquez

Wahyuni Wahyuni
Memuat....