26.3 C
Jakarta
18 April 2024
Senja News
Gaya HidupKesehatan

Masuki Musim Pancaroba, Dokter RS Pelni Sarankan Menjaga Kesehatan Tubuh dengan Pola Makan Teratur

Masuki Musim Pancaroba, Dokter RS Pelni Sarankan Menjaga Kesehatan Tubuh dengan Pola Makan Teratur

Senja News – Dokter spesialis gizi di , dr. Jovita Amelia, Sp.GK, mengingatkan pentingnya menjaga dengan pola makan teratur, terutama saat memasuki musim pancaroba yang diperkirakan terjadi pada Maret hingga April 2024, seperti yang dilaporkan oleh ANTARA pada Senin (26/2).

Dia menekankan agar masyarakat tidak mengabaikan pola makan teratur dan menghindari kebiasaan melewatkan makan baik karena kesibukan maupun demi alasan .

“(Jangan) Makan tidak teratur dan ‘skip' makan baik karena alasan sibuk maupun diet. (Jangan juga) Mengonsumsi bahan olahan dan ‘fast food' setiap hari,” ungkapnya di , Senin (26/2).

Dia juga menyarankan untuk mengurangi dan menghindari konsumsi olahan dan fast food yang tidak selama musim pancaroba.

Menurut Jovita, pola makan yang teratur merupakan bagian penting dari menjaga daya tahan tubuh seseorang. Pola makan yang baik harus memenuhi kebutuhan energi, karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral yang cukup untuk tubuh.

Dia menegaskan pentingnya variasi dalam makanan, termasuk mengonsumsi karbohidrat, protein, sayuran, buah, dan cairan yang cukup setiap hari.

Masuki Musim Pancaroba, Dokter RS Pelni Sarankan Menjaga Kesehatan Tubuh dengan Pola Makan Teratur

“Jadi, makan harus bervariasi, cukup karbohidrat dari atau makanan pokok lainnya, protein dari lauk hewani dan nabati. Konsumsi sayuran setiap makan, buah sebanyak 200-300 gram per hari, dan cukup cairan,” jelasnya.

Dia juga menyarankan agar masyarakat menghindari minuman berperisa atau minuman manis, dan memilih untuk minum putih sesuai kebutuhan tubuh.

“Cukupilah kebutuhan cairan tubuh dengan minum air putih,” katanya.

Selain pola makan yang baik, Jovita juga menyarankan untuk beristirahat yang cukup dan melakukan sebagai upaya menjaga daya tahan tubuh.

Jovita juga mengingatkan bahwa saat musim pancaroba, terkait saluran pernapasan seperti batuk dan pilek cenderung lebih sering terjadi.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika () telah memperkirakan kemungkinan adanya selama periode peralihan musim pada Maret hingga April 2024.

Oleh karena itu, BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem seperti , , hingga fenomena hujan es yang dapat terjadi selama periode tersebut.

Pos Terkait

Pembelaan Opick Setelah Gaya Hijab Putrinya Dikritik

Wahyuni Wahyuni

Selebgram Jaksel Sudah 4 Kali Coba Bunuh Diri tapi Gagal, Ungkap Polisi

Wahyuni Wahyuni

Penderita DBD Meninggal di Tulungagung Bertambah

Wahyuni Wahyuni

Remaja Klaten Terkena Faringitis: Bukti Vape dan Rokok Dapat Merusak Paru-paru

Wahyuni Wahyuni

Kemenkes Ungkap Peningkatan Tajam Kasus DBD, Tembus 62 Ribu

Wahyuni Wahyuni

18 April: Mengenal Cara Mencegah Diabetes di Hari Nasionalnya

Wahyuni Wahyuni
Memuat....