33.1 C
Jakarta
15 April 2024
Senja News
BisnisNasionalNewsUMKM

Pengamat Kritik KSAD Dudung Pantau Harga Minyak Goreng

20. Pengamat Kritik KSAD Dudung Pantau Harga Minyak Goreng

Dalam Negri, Senja News – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Dudung disoroti oleh pengamat berkat aksinya yang melakukan pemantauan harga dan pasokan di pasar. Hal ini menurut pengamat sudah melampaui tugas dari seorang KSAD.

Beni Sukadis selaku Pengamat militer Lembaga Studi Pertahanan dan Studi Strategis memberikan kritik keras terhadap tugas baru KSAD Dudung tersebut. Beni Sukadis mengingatkan bahwa tugas utama TNI adalah menjaga kedaulatan negara dari ancaman luar, bukan mengurusi soal goreng.

Beni menegaskan bahwa pemerintah daerah dan pusat yang menjalankan tugas birokrasi, termasuk soal pemantauan minyak goreng tersebut. Sehingga ia memandang TNI tidak perlu ikut campur soal urusan minyak goreng tersebut.

Pengamat lain, yakni Hussein Ahmad selaku peneliti Imparsial, menuturkan bahwa personel TNI memang bisa saja ditugaskan membantu pemerintah sipil, bukan berdasarkan operasi mandiri. Bantuan dari TNI untuk sipil juga sifatnya bantuan semata, ungkat Hussein.

Hussein Ahmad mengingatkan bahwa yang dilakukan KSAD Dudung tersebut justru berpotensi bahaya, jika yang menugaskannya merupakan Menko Maritim dan

Sebelunya, KASD Dudung beralasan bahwa tindakannya memantau harga dan pasokan minyak goreng tersebut merupakan arahan dari Binsar Pandjaitan. Sebagai informasi, Mentri Luhut saat ini yang ditunjuk untuk menangani minyak goreng.

Hussein menyarankan agar pemerintah tidak lagi memanfaatkan TNI untuk urusan sipil, karena dapat mengurangi nilai profesionalisme TNI. Pengamat tersebut meminta agar TNI hendaknya dibiarkan fokus untuk urusan mempertahankan kedaulatan negara.

Baca juga : Instagram Luncurkan Fitur Baru untuk Pencarian Anak Hilang

Pos Terkait

Polisi Terapkan One Way Arah Puncak Bogor Pagi Ini

Wahyuni Wahyuni

Marsda Purnawirawan Asep Adang Angkat Bicara Terkait Keterkaitan Namanya dengan Pengemudi Fortuner Berplat TNI

Wahyuni Wahyuni

Bentrok TNI AL dengan Brimob di Sorong, yang Menyebabkan 5 Anggota Terluka, Ternyata Akibat Salah Paham

Wahyuni Wahyuni

Arus Kembali di Tol Japek 2, Kendaraan Mandek Selama 5 KM

Wahyuni Wahyuni

Waspada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta: Jangan Datang ke Jakarta Hanya untuk Mengubah KTP dan Kembali Lagi

Wahyuni Wahyuni

Penampakan Macetnya Puncak di Libur Lebaran: Jalan Tol Berubah Menjadi Lapak Dagang

Wahyuni Wahyuni
Memuat....