33.1 C
Jakarta
15 April 2024
Senja News
News

WhatsApp Koordinator BEM SI Diretas Jelang Demo 11 April

Koordinator BEM SI Diretas Jelang Demo 11 April

Kik play untuk mendengar

, Senja News – Media Sosial dan Koordinator Pusat Badan Eksekutif Seluruh ( SI) diretas. Peretasan ini dilakukan jelang aksi yang akan dilakukan pada tanggal 11 April 2022 mendatang.

Rencananya, aksi akan dilakukan di depan . Kaharuddin selaku koordinator BEM SI mengatakan bahwa, WhatsApp yang diretas merupakan nomor penyambung antara BEM SI dengan mahasiswa yang ingin ikut aksi.

Nomor WhatsApp yang diretas juga merupakan media bertukar informasi mengenai rencana aksi tersebut. Dampak dari peretasan tersebut adalah Kaharuddin kehilangan semua akses untuk berkomunikasi.

Tidak hanya WhatsApp saja yang diretas, ternyata media sosial lainnya juga ikut jadi sasaran. Koordinator BEM SI itu juga mengaku sering ditelepon oleh nomor atau nomor acak setiap tengah malam.

Meski mengalami cukup banyak rintangan, BEM SI dan mahasiswa lainnya mengaku tidak akan menyerah. Sebab, tujuan aksi ini adalah untuk menyuarakan suara rakyat yang tidak didengar oleh .

Beberapa tuntutan yang ingin disampaikan adalah sikap tegas terhadap penolakan penundaan 2024. Akhir-akhir ini memang gencar dukungan mengenai masa jabatan 3 periode dari beberapa petinggi.

Padahal, tindakan tersebut merupakan bentuk pengkhianatan konstitusi negara. Peretasan seperti ini tidak hanya terjadi kali ini saja. Sebab setiap akan terjadi besar, biasanya selalu terjadi peretasan.

Misalnya saja pada aksi 1 April 2022 kemarin. Sebanyak tujuh orang yang memiliki peran penting pada aksi tersebut mengalami pertasan.

Di antaranya adalah empat anggota Blok Pelajar (BPP), Ketua BEM , Koordinator pusat BEM SI, dan seorang anggota serasi UP.

Baca juga : Rusia Kembali Menggempur Fasilitas Militer Ukraina

Pos Terkait

Marsda Purnawirawan Asep Adang Angkat Bicara Terkait Keterkaitan Namanya dengan Pengemudi Fortuner Berplat TNI

Wahyuni Wahyuni

Bentrok TNI AL dengan Brimob di Sorong, yang Menyebabkan 5 Anggota Terluka, Ternyata Akibat Salah Paham

Wahyuni Wahyuni

Waspada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta: Jangan Datang ke Jakarta Hanya untuk Mengubah KTP dan Kembali Lagi

Wahyuni Wahyuni

Penemuan Jenazah Pria Sehari Usai Mobil Es Krim Menepi di Jalan Sudirman

Wahyuni Wahyuni

“Sosok Ukar: Sopir Grand Max yang Meninggal di Tol Cikampek setelah Empat Hari Bolak-balik Jakarta-Ciamis Jelang Lebaran”

Wahyuni Wahyuni

Kronologi Pembunuhan Danramil Aradide Papua oleh OPM

Wahyuni Wahyuni
Memuat....