33.1 C
Jakarta
15 April 2024
Senja News
BisnisFinanceNews

Akhirnya Indra Kenz Meminta Maaf, Soal Binomo

Akhirnya Indra Kenz Meminta Maaf, Soal Binomo

Kik play untuk mendengar

, Senja News – Indra Kenz alias Indra Kesuma meminta maaf atas selaku perbuatan dia yang merasa di rugikan dari konten-kontennya yang pernah dia upload di berbagai media sosial, Channel dan media lainnya.

Permohonan maaf itupun sudah diupload di akun miliknya pada tanggal (17/2/2022) hari kamis

Pastinya aku tidak bakal menghindar dari permasalahan ini. aku bakal senantiasa kooperatif untuk menuntaskan permasalahan ini serta mengikuti peraturan dan juga prosedur yg ada dengan baik, ujarnya.

“Pada kesempatan ini, izinkan aku menyatakan permohonan maaf terhadap pada seluruh pihak yang merasa dirugikan karna konten-konten binary option yang selama ini aku upload.” ujarnya.

Selaku negara yang baik , beliau menjelaskan bakal tetap kooperatif serta mengikuti sistem hukum yang ada untuk menuntaskan permasalahan ini, pungkasnya.

Dia pun menjelaskan asal mulanya dirinya dari awal hingga sekarang, berikut unggahan instagramnya :

Indra Kenz, Terlapor Kasus penanaman modal Bodong di Binomo

melayangkan panggilan sah kepada Indra Kenz. Indra Kenz sebagai terlapor di persoalan bodong aplikasi . Indra Kenz direncanakan diperiksa hari ini.

Serupa diumumkan sebelumnya, Indra merupakan salah satu dari 5 orang serta yang dipanggil Satgas Waspada Investasi (SWI) sebab disangka memfasilitasi produk binary option serta broker terlarang yang tidak tercantum di .

Tidak hanya Indra Kesuma, keempat orang yang ada yakni Vincent Raditya, Doni Muhammad Taufik, Kenneth William, serta Erwin Laisuman.

Dan Ketua Satgas Waspada Investasi (SWI) menghimbau agar menghentikan semua kegiatan atau pelatihan binomo yang sudah tersebar di media sosial masing-masing.

Baca juga : Berkenalan dengan Carry dari Blockchain yang Menerima Iklan

Pos Terkait

Marsda Purnawirawan Asep Adang Angkat Bicara Terkait Keterkaitan Namanya dengan Pengemudi Fortuner Berplat TNI

Wahyuni Wahyuni

Bentrok TNI AL dengan Brimob di Sorong, yang Menyebabkan 5 Anggota Terluka, Ternyata Akibat Salah Paham

Wahyuni Wahyuni

Waspada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta: Jangan Datang ke Jakarta Hanya untuk Mengubah KTP dan Kembali Lagi

Wahyuni Wahyuni

Penemuan Jenazah Pria Sehari Usai Mobil Es Krim Menepi di Jalan Sudirman

Wahyuni Wahyuni

“Sosok Ukar: Sopir Grand Max yang Meninggal di Tol Cikampek setelah Empat Hari Bolak-balik Jakarta-Ciamis Jelang Lebaran”

Wahyuni Wahyuni

Kronologi Pembunuhan Danramil Aradide Papua oleh OPM

Wahyuni Wahyuni
Memuat....